[Tips Twitter] RT Twitter di Komputer tanpa Harus Copas

Posted by Sepercik Tinta Senin, 04 Februari 2013 1 komentar

Selamat pagi BP-er yang unyu-unyu, 

witter adalah sebuah situs web yang dimiliki dan dioperasikan oleh Twitter Inc., yang menawarkan jejaring sosial berupa mikroblog sehingga memungkinkan penggunanya untuk mengirim dan membaca pesan yang disebut kicauan[7] (tweets). Kicauan adalah teks tulisan hingga 140 karakter yang ditampilkan pada halaman profil pengguna. Kicauan bisa dilihat secara luar, namun pengirim dapat membatasi pengiriman pesan ke daftar teman-teman mereka saja. Pengguna dapat melihat kicauan penulis lain yang dikenal dengan sebutan pengikut ("follower").
Semua pengguna dapat mengirim dan menerima kicauan melalui situs Twitter, aplikasi eksternal yang kompatibel (telepon seluler), atau dengan pesan singkat (SMS) yang tersedia di negara-negara tertentu. Situs ini berbasis di San Bruno, California dekat San Francisco, di mana situs ini pertama kali dibuat. Twitter juga memiliki server dan kantor di San Antonio, Texas dan Boston, Massachusetts.
Sejak dibentuk pada tahun 2006 oleh Jack Dorsey, Twitter telah mendapatkan popularitas di seluruh dunia dan saat ini memiliki lebih dari 100 juta pengguna. Hal ini kadang-kadang digambarkan sebagai "SMS dari internet".
Twitter memiliki logo berupa seekor burung berwarna biru yang bernama "Larry the "Bird", dinamai setelah nama seorang mantan pemain basket NBA, Larry Bird.
RT ditwitter digunakan untuk me Re-Tweet ulang Tweet  teman, replay digunakan untuk membalas mention dari temen kita,  diawali dari penulis yang kebingungan karena di twitter tiak bisa me-RT secara otomatis wallhasil perkacapan kadang hilang jejak-nya. Berbeda dengan aplikasi di hp yang banyak sekali menyedian fasilitas RT terlebih untuk pengguna Android dan Blackberry , karena di twitter beda dengan facebook, yang kalo di replay atau membalas komentar maka akan jelas terlihat,tapi di twitter itu seperti wall-wall-an di fb. Sering terjadi miss comunication yang tentunya itu sangat tidak mengenakkan. Caranya cukup mudah 
  
> BP-er silahkan Klin Ini, kemudian anda akan di bawa kesini
 
 > Create Create account 
     *Ingat disini bukan akun twitter yang di masukan tetapi BP-er membuat akun baru di TweetDeck
>  Isikan email dan password yang BP-er tentukan pilih sign up
>  Pilih Add Tweeter Account
>  Pilih Authorize App
 

> Sekarang anda sudah bisa me RT tanpa harus Copas di komputer  
> Klik icon RT-à RT&Edit-> ketikkan balasan -> Tweet





 Bagaimana ? mudah kan, nah untuk tips-tips berikutnya akan penulis posting berikutnya, terima kasih

Kata bijak hari ini
“ Jangan Kau tangisi masa lalumu,juga jangan kau takutkan masa depanmu, tapi lakukan yang terbaik untuk hari ini, percayalah itu akan lebih berarti”

Baca Selengkapnya ....

[Cerita Hikmah] Mengapa Kita Tak Punya Mobil

Posted by Sepercik Tinta Minggu, 03 Februari 2013 0 komentar
Tampang bingung. Itulah gambaran yang bisa dilukiskan di wajah seorang bocah 6 tahun, saat melihat lalu-lalangnya kendaraan di jalan. Bocah itu seakan tidak memperdulikan hilir mudik orang-orang yang melaluinya bahkan ada beberapa orang yang hampir menendangnya. Dia pun seakan tidak senang saat beberapa orang yang lewat memasukan uang receh ke dalam kaleng yang sengaja di simpan di depannya.
“Sudah dapat berapa Ujang?” sapa seorang wanita umur 40 tahunan yang mengagetkan si Ujang. Si Ujang menengok wanita yang nampak lebih tua dari umur sebenarnya. Wanita itu tiada lain adalah ibunya yang sama-sama membuka praktek mengemis sekitar 100-200 meter dari tempat si Ujang mengemis. “Nggak tahu Mak, hitung aja sendiri,” jawab si Ujang sambil melihat kaleng yang ada di depannya. Tanpa menunggu, wanita yang dipanggil Emak itu mengambil kaleng yang ada di depan si Ujang. Kemudian isi kaleng tersebut ditumpahkan ke atas kertas koran yang menjadi alas mereka duduk. “Lumayan Ujang, bisa membeli nasi malam ini. Sisanya buat membeli kupat tahu besok pagi.” Kata si Emak sambil tersenyum lebar, karena rezeki malam itu lebih banyak dari hari-hari biasanya. “Mak…” kata si Ujang tanpa menghiraukan ucapan ibunya, “koq orang lain punya mobil? Kenapa Emak nggak punya?” Tanya si Ujang sambil menatap wajah ibunya. “Ah, si Ujang mah, aya-aya wae, boro-boro punya mobil, saung aja kita mah nggak punya.” kata si Emak sambil tersenyum. Si Emak kemudian membungkus uang yang telah dipisahkannya untuk besok dengan sapu tangan yang sudah lusuh dan dekil. “Iya, tapi kenapa Mak?” Rupanya jawaban si Emak tidak memuaskan si Ujang. “Ujang …. Ujang….” kata si Emak sambil tersenyum. “Kita tidak punya uang banyak untuk membeli mobil.” kata si Emak mencoba menjelaskan. Tetapi nampaknya si Ujang belum puas juga, “Kenapa kita tidak punya uang banyak Mak?” tanyanya sambil melirik si Emak. “Kita kan cuma pengemis, kalau orang lain mah kerja kantoran jadi uangnya banyak.” kata si Emak yang nampak akan beranjak. Seperti biasa sehabis matahari tenggelam si Emak membeli nasi dengan porsi agak banyak dengan 3 potong tempe atau tahu. Satu potong untuk si Emak sedangkan 2 potong untuk si Ujang anak semata wayangnya. Sekembali membeli nasi, si Ujang masih menyimpan pertanyaan. Raut wajah si Ujang masih nampak bingung. “Ada apa lagi Ujang?” kata si Emak sambil menyeka keringat di keningnya. “Kenapa Emak nggak kerja kantoran saja?” tanya si Ujang dengan polosnya. “Siapa yang mau ngasih kerjaan ke Emak, Emak mah orang bodoh, tidak sekolah.” Jawab si Emak sambil membuka bungkusan yang dibawanya. “Udah …, sekarang makan dulu mumpung masih hangat!” Kata si Emak sambil mendekatkan nasi ke depan si Ujang. Si Ujang yang memang sudah lapar langsung menyantap makanan yang ada di depannya. “Kenapa Emak nggak sekolah?” tanya si Ujang sambil mengunyah nasi plus tempe. “Orang tua Emak nggak punya uang, jadi Emak nggak bisa sekolah.” “Ujang bakal sekolah nggak?” kata si Ujang sambil menatap mata si Emak penuh harap. Emak agak bingung menjawab pertanyaan si Ujang. Lamunan Emak menerawang mengingat kembali mendiang suaminya, yang telah mendahuluinya. Mata si Emak mulai berkaca-kaca. Karena gelapnya malam, si Ujang tidak melihat butiran bening yang mulai menuruni pipi wanita yang dipanggil Emak tersebut. Karena tak kunjung dijawab, si Ujang bertanya lagi “Kalau Ujang nggak sekolah, nanti kayak Emak lagi dong. Iya kan Mak?” Pertanyaan Ujang makin menyesakan dada si Emak. Siapa yang ingin punya anak menjadi pengemis, tetapi si Emak bingung harus berbuat apa. Si Emak cuma melanjutkan menghabiskan nasi sambil menahan tangisnya. Akhirnya si Ujang pun diam sambil mengunyah nasi yang tinggal sedikit lagi. Deru mesin mobil menemani dua insan di pinggir jalan yang sedang menikmati rezeki Allah SWT yang mereka dapatkan. Diterangi lampu jalan mereka pun mulai berbenah untuk merebahkan diri. Di kepala si Ujang masih penuh tanda tanya, mau jadi apa dia kelak. Apakah akan sama seperti Emaknya saat ini? Yah...itulah realita yg sebenarnya akrab dengan keseharian kita. Begitu banyak moment2 kehidupan spt itu di sekitar kita. Tinggal kita yang seharusnya lebih peka, apakah kita bisa menangkap kegundahan2 begitu banyak Ujang2 di luar sana. Sanggupkah kita menjadi pelita bagi kehidupan mereka ? Semoga........ Sumber : Facebook

Baca Selengkapnya ....

Tantangan

Posted by Sepercik Tinta 0 komentar

Alkisah, sebuah desa di atas bukit dilanda musim kering enam tahun beturut-turut. Suasana desa terasa sedih, putus asa, dan merana.
Di tepi desa, tinggal seorang lelaki setengah baya yang punya tiga anak pria dewasa. Namun semuanya pemalas, tak pernah mau mencari pekerjaan. Alasannya, di mana-mana susah, karena musim kering itu. Semua nasihat sang ayah hilang begitu saja. Mereka lebih suka melamun dan tidur.

Di belakang bukit yang mengelilingi desa itu, ada sebuah desa sangat subur.

Di tengahnya mengalir sungai yang tak pernah kering. Andai kata ada yang mampu memindahkan gunung, dan mengubah aliran sungai, desa itu bakal memiliki air cukup, dan tak akan lagi kekeringan. Namun di desa itu tak ada seorang pun yang berani berpikir untuk memindahkan sang gunung. Sesuatu yang tak mungkin.

Uniknya, lelaki setengah baya yang tinggal di tepi desa tadi akhirnya terpanggil untuk menyelesaikan tantangan yang tidak mungkin itu. Suatu hari, setelah fajar, sang lelaki membulatkan tekadnya. Ia mengambil pacul dan mulai berjalan ke gunung. Ia bekerja dari subuh hingga matahari tenggelam, tak kenal lelah.

Mencangkul dan mencangkul.

Setelah seminggu ia bekerja, akhirnya anak-anaknya pun mulai memperhatikan ulah sang ayah. Ketika diceritakan bahwa sang ayah ingin memindahkan gunung, ketiga anaknya terbahak-bahak. Mereka menganggap ayahnya gila, dan mau melakukan hal yang tak mungkin. Sang ayah diam saja. Ia terus melanjutkan pekerjaannya dari hari ke hari. Sebulan kemudian, cerita ini menyebar ke seluruh desa. Sang lelaki itu kini malah dijuluki gila oleh semua warga desa.

Ketiga anak lelaki itu lama-lama malu dengan olokan warga desa. Hingga suatu hari mereka memutuskan membantu ayahnya. Sejak itu, keempat lelaki itu selalu berangkat subuh, dan mencangkul gunung hingga matahari tenggelam. Setelah beberapa bulan mereka bekerja, warga desa mulai melihat sebuah lubang besar di gunung. Tak lama kemudian, seluruh desa ikut bergabung. Setahun lebih, gunung itu akhirnya bolong. Air mengalir lewat terowongan. Desa itu tak pernah lagi garing dan gersang.

Pada akhir 1980-an, pendiri Hero, M.S. Kurnia (almarhum), mengingatkan kembali akan cerita ini. Beliau memberi nasehat, "Nothing is impossible." Semuanya mungkin. Jangan pernah menganggap remeh sebuah cita-cita atau angan-angan. Rahasianya, bagaimana mengubah cita-cita itu menjadi tantangan nyata. Kalau sudah menjadi tantangan, pasti bisa dikerjakan, pasti memberikan hasil.

Kredo itu saya pegang teguh saat ini. Bahwa cita-cita dan angan-angan hanya akan menjadi lamunan kosong kalau tidak kita wujudkan menjadi tantangan.

Tantangan adalah sebuah "road map", peta yang melukiskan hal-hal yang harus kita kerjakan untuk mencapai sebuah prestasi.

Cita-cita dan angan-angan adalah roh. Tantangan adalah tubuh tempat roh bersemayam. Tanpa tantangan, roh itu hanya akan melayang-layang dan kehilangan wujudnya.

Kalau Anda punya visi, cita-cita, dan angan-angan, jangan lupa menerjemahkannya menjadi tantangan yang bisa memotivasi anda dan juga keikutsertaan staf Anda semua.

Kafi Kurnia - Praktisi Bisnis

sumber: Cetivasi Net

Baca Selengkapnya ....

Ikhlas

Posted by Sepercik Tinta Jumat, 08 Juni 2012 0 komentar

Kembali ku harus diingatkan oleh Tuhan melalui kejadian-kejadian yang diluar nalar.  Sempat tak percaya, bahwa ini akan terjadi. Dan sempat terkaget karena karma masih berlaku dan ini adalah satu bukti keadilan Tuhan.  Ini adalah tentang bagaimana rasa pada saat itu berkumpul dan bergerombol membentuk satu formasi yang sempurna, menggempur perasaan ini, menggugah raga yang ternoda oleh dosa, jiwa yang tercemar akan maksiat, hati yang termasuki godaan-godaan yang fana. Dan untuk kesekian kalinya itu pula rasa malas masih betah, keoptimisan masih jauh disana, terlalu banyak angan hingga tak dapat melakukan setapak langkah untuk kesana.
Antara bersyukur dan minta ampun ya Tuhan, hamba menyerahkan diri hanya kepada engkau yang bisa memutarbalikan keadaan,  ya Tuhan yang Maha segala dari segala Maha, Tunjukkanlah kepada hamba yang tersesat ini, kejalan yang lurus, jalan yang Engkau rido ya Tuhan.  Hamba sudah cukup menderita karena menjauh dari engkau, cahaya keimanan ini redup, tak bisa menerangi hatiku yang gundah, penuh dengan kedengkian, penuh dengan pesimis, rasa putus asa karena jauh dari Nur-mu,
Kejadian itu adalah bukti, bukti yang kesekian kalinya, agar aku bisa kembali jalan yang benar, tapi selama itu pula, karena kebodohan hamba, jauh dari petunjukmu, menuruti hawa nafsu, menjadikan kemalsan menjadi hobi yang tak terpisahkan. Sehingga jiwa ini terperosok jauh kedalam, gelap, tanpa cahaya, yang tertinggal hanya bayang-bayang yang menakutkan ya Tuhan.
Ini juga sudah kesekian kalinya aku menulis, dibuku, dikertas, bahkan di sini Tuhan, tapi selama itu pula aku masih belum menyadari apa yang harus hamba lakukan untuk menjauhkan diri dari perbuatan egatif. 
Ya TuHN hamba yakin engkau sedang menurunkan malaikat di sepertiga malam, untuk ikut mendoakan hamba-hambamu yang suci, untk ikut bertahajud ria dalam kekusyukan, untuk menyerahkan diri kepadamu, meskipun hamba bukan termasuk golongan tersebut ya Tuhan, hamba yakin Engkau Maha dari segala Maha , dengarkanlah audiensi  hati ini, semoga dengan kejadian ini, bukan menambah hamba menjauh dari syariatmu, tetapi jadikanlah hamba mu ini menjadi mahluk yang cermat, cermat dalam menjalani cobaanmu ya Tuhan, terimkasih atas peringatanmu, hamba yakin sekarang, bahwa Engkau sayang kepada Hamba, dan Aku yakin , aku dapat menjalankan semua ini, karena engkau  tidak akan  memberikan cobaan kepada mahlukmu kecuali sesuai dengan kemampuan Mahklkmu, terima kasih Tuhan atas nikmat yang tak dapat dihitung bahkan dengan bahasa pemgrograman apapun, terima kasih atas Ilmu yang kau curahkan kepada jiwa yang haus ini, haus akan kebijaksanaan hidup. Terima kasih tuhan atas anugerahmu, terima kasih karena aku telah dilahirkan dari keluarga kalangan bwah, sehingga hamba bisa lebih bijak di suatu saat nanti aku berada diatas. Terima kasih atas teguran-tegurtan, kejadian-kejadian yang menggugah hati ini, hamba yakin ini adalah  skenario dariMu Tuhan,
Dalam keheningan tengah malam ini Tuhan kupanjatkan do’a dengan penuh harapan ya Tuhan, dengan meerndahkan hati yang sombong ini, hamba yang takabur ini ya Tuhan, hamba mengucapkan dengan penuh kekhyusukan “ Subhanallohi, Walhamdulilahi Wa La Ilaha Illallohu Allohu Akbar, La Haula wala kuata Ila Billahil’ aliyil ‘adim “
Hamba menyerahkan segala Urusan dan kepentingan hamba hanya untuk mencari Ridhomu ya Tuhan, Ammin

Baca Selengkapnya ....

Sial !!!!!

Posted by Sepercik Tinta Rabu, 22 Februari 2012 1 komentar


                Jam menunjukkan 18.00 tepat pada tanggal 22 Februari 2012, bertepatan pula dengan aku membuka pintu rumahku, bertepatan pula dengan ku memadang jarum jam di ruang tengah. N70 ku segera ku ambil dari tas. Ku rangakai kata “ Adek, mas gak jadi kesitu”, dibarengi dengan hembusan nafasku yang letih dan lesu, aktifitasku hari itu memanglah padat kawan. Dari pagi mengepel tempatku bekerja, dan pikiranku terkuras dengan ulah printer T13 yang semakin menunjukan ketidak  efisiensinya, ditambah dengan ibu-ibu yang meminta didaftarkan SNMPTN untuk anaknya dijakarta, aku adalah search engine bagi ibu-ibu itu, kutampilkan yang beliau mau dan inginkan, tak hanya itu, mba-mba yang awam masalah computer, masalah teknologi, datang kewarnet dengan basa-basi yang membuatku pusing, cara browsing di hape, Tanya apa internet, apa itu chatting, dan dugaanku tepat seratus persen , ternyata beliua mba-mba yang membuatku pusing hanya ingin mempunyai akun facebook. Sial batinku. Tenagaku untuk menjelaskan dengan detail apa itu internet, internet hape, daftar gprs, internetan di hape ujung-ujungnya hanyalah  kesia-siaan belaka, tetapi semua itu masih aku maafkan, toh itu adalah pekerjaan saya,  saya dididik untuk menjadi penjual jasa yang dengan segala kesabaranya untuk melayani, mengayomi dan melindungi orang-orang yang membutuhkan, maaf untuk jajaran kepolisian semboyan instansi anda saya pakai,, hehe
                belum sempat ku ganti baju, hape merahku bergetar, kontak adek amjel menggirimkanku shor message service, pikiranku kacau saat itu, yang aku inginkan hanyalah satu, iya satu saja, aku ingin segera mandi, makan kemudian mendengarkan music untuk mengurangi rasa bosen dan kesal dalam diriku, eh jadinya 3 ya,, ya gak pentinglah…
                “Ah nyebelin “ balesnya, hati yang galau, perasaan yang bosen, badan yang lagi ngedrop membuatku naik pitam sekitar 2 cm . Dan demi menjaga komunikasi yang baik maka ku balas dengan lembut lembut getir “ Ya Allah……….. “ yang apabila orang yang membacanya tau maka pastinya dia segera menyadari kalau aku lagi capek, yang kuharapkan bukanlah cacian, bukalah cemoohan, bukanlah keluh kesah tapi perhatian. Handukku udah dipundak kunyalakan pompa air dan saatnya untuk man…………….kring…..kring….. bentar dulu, ada balesan lagi dari sang pacar, “ ya ampun”, tanpa banyak kata-kata, tanpa memperdulikan apa-apa, ku lempar hapeku, dengan segala perasaan kebencian,kepasarahan dan 2 kb kebencian  tapi bantingnya dikasur kok, jadi tetep aman,,, :p
                Mandi adalah  salah satu terapi untuk membuang kesialan dari segala beban capek dan lesunya badan. Mandi juga yang membuat pikiran menjadi fresh, sesegar buah apel hijau yang baru saja aku nikmati. Dengan bersenandng ala maher zain ku bergumam menyanyikan nada-nada ffor the rest of my live,lagu yang menjadi kenangan kebahagiaan dengan pacar keduaku ini.  akhirnya ku berhasil meredam diri, yah walaupun setelah mandi, ku menjadi down lagi,, seteletah shalat fardu yang jumlah rokaatnya ada 3 ( yang gak tau silahkan sekolah di TK Aisyoyah) , ku merenung sejenak, suara katak bertalu-talu menimbulkan efek dramatis untuk melintasi masa, pikiranku menerobos lubang ventlasi kamarku, tinggi dan terus meninggi, hingga aku terdampar pada sebuah kalender yang bertanggalkan 25 Januari 2009, dan terdaparkan dalam sebuah peta Bayung Lencir.

                Masa itu adalah untuk pertama kalinya dan kan ku kenang selamanya. sebuah terapi kehiduapn, sebuah teguran, sebuah cobaan mungkin, ataukah ini adalah dari kekuranghati-hatian kita dalam menjaga, courius??? Penasaran?? Iini adalah sebuah pembelajaran yang tak akan anda dapatkan ketika anda belum pernah merasakan dan mengalami apa itu cinta, sudah saya ceritakan didepan  bagaimana indahnya cinta pertama kita saat itu, berbekal pulsa 1000, ku raut dan kutimbang dengan benang cintaku, hingga mampu melayang-layang diangkasa,  segala yang dia perbuat indah, segala ucapanya adalah mantra yang mampu menaklukanku, dia tau persis bahasa pemmrograman cintaku, dengan mudah dia buat sintax-sintax yang pada akhirnya membuatku mengerti cinta itu suci, cinta itu indah, tak ada kekuatan yang melbihi kekuatan cianta. Cinta itu sinetron FTV yang ketika sang bintang menemukan jodohnya dan tokoh antagonis mati atau sadar dan insfaf maka akan selasai kisahnya, cinta itu seperti kuliah Pemgrograman visual, hanya orang-oranya yang punya kedekatan tinggi yang mendapatkan A, cinta itu bukan seperti bayar SPP yang ada denda 5 % untuk keterlambatan 1 bulan melainkan cinta itu memaafkan , dan cinta bukanlah pembohongan public, dengan membuat brosur yang palsu yang menyertakan free KKL, PKL dan Wisuda melainkan kejujuran untuk  jujut terhdapa diri sendiri dan orang yang dicintai. Cinta itu bukanlah mencontek dikala ujian, tetapi cinta adalah focus dalam menjalankan cinta, cinta itu bukan NIlai A, B,C, D ataupun E, tapi cinta adalah useful, saling melindungi, saling menghargai dan saling mengerti seperti warungnya bu tini.
Sebagai system cintaku  mungkin terlalu mudah untuk dia takhulkan toh aku bukan yang pertama bagi dia, dan Dia adalah cinta pertamaku. Bagaimana pendapat anda?? Simpan dalam hardisk system yah……..
                Kembali ku topic, tanggal itu adalah tanggal dimana sisiburuk dari cinta muncul dalam system cintaku kawan. Ini adalah worm viruses, lebih tepatnya adalah Trojan, yang segera menjalar, atau mungkin ini adalah shortcut viruses yang dengan cepat mengandakan sakit hati saat itu. Untuk yang peramanya aku merasa dikhianati, cinta yang dulunya seperti struktur data, ketika dapat mengerjakan mendapatkan A, tapi kini kumegerti, cinta itu seperti TRO maupun berkas, sepandai-pandainya otakku menghafal dan emnghitung metode north west, least cost,maupun vogel tapi tetep saja tak bisa ku mengerjakanya, begitulah definisi cinta saat itu, menyebalkan, seperti permasalah TRO dan berkas, semua karena kesalhan manajemen waktu, kurang latihan dalam mencintai pikirku. Hari kemaren 21 Febaruari 2012 adalah wisuda UGM yang meelurkan 3 mahasiswi dengan IPK cumload 4.0 dan cukup mudah kiatnya, yaitu manajemen waktu.
Sementara itu 3 tahun yang silam, dipedalaman Sumatra, cinta yang jauh-jauh ku bawa dari jawa ke Sumatran, cinta yang kupupuk, ku sirami menembus jarak purworejo-purwokerto, meninggalkan perkerjaan untuk menumbuhkembangkan cinta, perasaan yang berbungan ketika itu, berjalan menyisiri jalan ades, menyusuri gang kutilang di sebelah Fapet Unsoed, ku behenti sejenak di Mushola Al-ikhlas disana, ku menanti jam 07.00 untuk mendatangi bidadriku sore itu
Dengan segenap, dan seluruh kegrogian ikut dan hinggap di hidung, ditelinga, mulut, bahkan kaki, berat sekali untuk melangkah.untuk berkatan bahkan untuk mengucapkan kangen ataupun cianta, yang ada hanyalah menunduk, malu dan tersipu. Kala itu umurku adalah 18 tahun kawan. Untuk kedua kalinya menginjakan kaki dipurwokerto, yang pertama bulan juni 2008, mengatrkan teman untuk daftar ulang. Dan yang kedua adlah saat ini, saatku pertama kali mendatangi seorang cewe pujaan hati, yang telah menghackku, hingga aku takhluk,orang yang pertama kali memberiku support, memberiku suabuah buku yang mengubah segala arah dan pikiranku, seorang yang telah mengajarkanku tentang cinta, tentang harapan dan kasih saying, kesetiaan, kebahagiaan, dan juga seoarang yang telah mengajariku utuk membenci, dan mengingkari cintaku dan menghianati cintaku.sangat kompleks.
Sengaja aku menunggunya di mushola ini, karena ini adalah tempat umum terdekat yang bisa untuk berteduh, karena saat itu hujan. Perjalanan purworejo-purwokertopun diselimuti hujan yang menakutkan. Petir bermain-main di angkasa, mendung-mendung saling bertabrakan hingga pecah dan memrcikkan rintik-rintik air.
Ada yang bergetar di sakuku. Oh ternyata dia sudah mengguku diperempatakn sebelum mushola, bergegas aku mengambill tas. Ku tak lupa ku rapikan celana guru pinjaman bapak, dan juga baju lengan panjang berkerah yang aku ambil di rumah pamakanku bertuliskan POSPEDA.
Perasaan senang, bahagia, malu, menghiasi  dinding mushola ketika itu, kemudian dengan cepat hinggap, berpindah dari kepala menuju ke hati.  Aku menunggu 2 bulan untuk menunggu momen ini, kita 2 bulan yang lalu di pertemukan dengan pertemuan yang sangat singkat, bergegas aku bangun kuraih tas yang berisi makroni seharga 5 ribu yang kubeli di pasar kemiri, makanan ringan andalanku dan paling istimewa setahuku waktu itu (jangan bilang aku ndeso:red) , kupacu kakiku untuk segera sampai di sana. Jarak 100 meter langkahku terhenti, kulihat seberkas cahaya yang sejuk terpancar dengan sempurna di sebrang perempatan, ini seperti sekumpulan optymocus dalam film avatar, cahaya itu adalah cahaya yang ku rindukan selama ini, cahaya cinta taptnya. semua sekan menjadi lambat, jalanku, aliran darahku, penglihatanku, detak jantungku, semua seperti slow mostion dalam film-filam romatis, tapi berbeda dengan hatiku, ingin segera ku akhiri adegan ini, karena capek slow motion terus :p.
 ini pertama kalinya aku meraskan apa sinetron yang kutonton malam kemaren. Serial FTV “ Bodyguard Cinta” di sctv.  Lirikannya mampu membuat mendungnya hari itu  menjadi langit biru, gerakan tanganya mampu menggerakan hujan, langit sore itu sangat indah kurasakan. Ini seperti sunset di pantai kuta 1,5 tahun sulam silam. Ini melebihi keindahan bukit terbang di Pandora, Perempatan yang kusam telrihat seperti dunia peterpan indah, bahkan sangat indah.  Perlahan dia menyadari kedatanganyku, jarak 75 meter dia memandang mataku tajam, dada ini berkecambuk, seibu perasaan bercampur dan melebur, dan menggenang di kekelopak mataku, ku tahan, jangan sampai jatuh.  Hingga dada ini sesak oleh kerinduan yang akan  segera terpecahkan. Dia lemparkan Senyuman khasnya, sung uh mendamaikan hati ini, menetramkan gundah gulana, menyihir rasa dan menabur bunga di cendawan kerinduanku. Perasaan capek  dilempar bus kesana-kesisni hilang oleh langkahnya, perlahan jari lentiknya di lambaikan ke arahkau, receiver hatiku mengkap sinyal itu menterjamahkan bahwa dia seneng banget hari ini. dan hati ini semakintak kuaasa menahan genangan  rindu dikelopak mata ini, terasa berat mata ini,dan…. Satu sua tetes air mata kerinduan mentes di pipiku, ku hela nafas panjangku, ku lari menuju kearahnya dengan slow motion, jarak kini 5 meter, tangan ini kubentangkan untuk segera memeluknya, dia pun ternsenyum manja dengan menginjak-nginjakan kaki kebumi, merupaka irama yang membuatku ingin secepatnya berlari dan menunggu memeluknya, jarak 3  meter, dia terlihat menangis kawan,dia menutupi hidugnya sembari mengusap air matanya dengan jilbab hijaunya,  akupun tak sanggup menahan air mataku dan kini terpecah menjadi butir kebahagiaan, jarak satu meter ketika tangan ini hampir bersatu, kupenjamkan mata seperti film india, yang berpelukan ketika jarang bertemau dan mungkin aku akan segera mengalaminya, persaan itu se[erti makan nano-nano rame rasanya, jarak setangah meter, adalah jarak yang tepat untuk segra kupekuk erat, ku hilangkan kerinduan, ku gugurkan kekangenan dalam hati kutumpahkan kasih saying dalam pelukanku dan…. Brek…….
Aku terjatuh. Batu Sialan ini penyebabnya,,,,,,,,,

Baca Selengkapnya ....

Anchor ( Jangkar Kehidupan )

Posted by Sepercik Tinta Kamis, 12 Januari 2012 0 komentar
Begadang jangan begadang
Kalo tiada perluna
Begadang boleh saja
Kalo ada perlunya


Lagu dari Bang Haji menjadi awal dari postingku kali ini kawan, ini adalah tentang edukasi yang tiada henti untuk sellau disirami. Sepulang dari Penundaan statusku dari Pengangguran menjadi Mahasiswa, ku Tarik gas MOCHIN-ku, karena aku telah ditunggu oleh sahabatku. Ternyata benar sampe rumah sahabatku sudah menantiku. Pembicaraan diawali dengan komentar dia tentang foto-foto pemberian dari Ceweku, dan akupun menangapinya dingin dan cuek. Obrolan berikutnya kami ditemani oleh segelas Teh, masalahnya dirumahku gak ada cangkir gan, adanya gelas. Tak segera dia keluarkan Rokok Gudang Garam Filter+korek, dan kehangata malam makin terasa, obrolanyapun sampai pada wanita.

            Itu biasa gan, hal yang lumrah ketika dua sahabat bertemu yang dibicarakan adalah lawan jenis,temen-temendulu. Perlu agan ketahui, waktu SMA dia adalah satu perjuangan ketka kita diamanahi untuk mengurus Organisasi Keislaman, walapun sekarang faktanya udah berbalik 180 derajat.
Tak terasa hisapan nikotinku udah tinggal setengah cm, dan aku tak mau merasakan bibirku Karen terselut api, langsung ku sambung dengan batang yang kedua, ketiga dan seterusnya.
Tibalah pada obrolan yangpaling akhir dan ini biasa bagi kami, yaitu membicarakan masalah masa depan dan pengetahuan-pengetahun. Obrilan aku awali dengan menwarkan investasi dengan profit 40% pertahun. Tanpa piker panjang dia pun akan segera menginvestasikan uangnya 20 juta. Uang 20 juta bagi ekluarga mereka itu sangatlah kecil kawan. Sekali lagi dia adalah salah satu orang kaya di daerah kami dengan bisnis ASURANSI-nya.
                Banyak sekali doktrn-doktrin ataupun segesti yang kadang positif kadang juga negatif yang aku terima gan. Agan pasti pernah dengan namany anchor. Ya betul tepat sekali anchor kalo ditransletkan adalah jangkar. Obrolan semakin larut semakin mengasikkan kawan. Kita akan membahas tentang Anchor, tentang jangkar kehidupan. Dimulai dengan demosntrasi, pernahkah anda merasakan ketika anda mendegar sebuah lagu, kemudian anda merasakan kejadian yang dulu trerulang kembali di otak anda, ketika anda dating ke suatu tempat, seakan kenangan indah maupun sedih itu terulang kembali dihadapan anda? Apakah agan pernah melihat barang-barang agan, kemudian agan secara tiba2 teriangat sesuatu yang tidak agan pikirkan selama ini? Itulah jangkar kehidupan kawan.
              Waktu menunjukkan  jam 11 malam, dan inilah begadang yang sering kami lakukan, karena disitulah sebenernya kehidupan kami bicarakan, ini adalah refreshing bagiku setelah dimuakkan dengan aktifitas sehari-hari, setelah dimuakkan dengan rutinitas yang membuatku jengah.
Kembali ke topic kawan. Kemudian timbul perntayaan? Apakah anchor itu bisa dibentuk? Diciptakan dan dibuat? Apa jadinya kalo setiap hal yang kita lakukan kita buat anchor aja, ? super sekali kata Mario teguh kawan. Inilah yang akan kita bahas.
Sebuah penelitian menyimpulkan bahwa otak bawah sadar kita akan menyatu dengan alam sekitar ketika kita berada pada fase tidur tapi masih tersadar, nah bingung to? Jadi gini ketika kita tidur pasti ada satu fase yang mana sebenarnya kita diantara tidur dan tidak tidur, dikatakan tidur itu tidak tidur karena sayup-sayup masih terdengar suara dari  sekitar kita, tapi secara fisual tubuh kita sudah terbaring dan dinta sadar dan tidak sadar.                   
             Menurut penelitian disitulah moment yang tepat untuk membuat anchor, kali saya tekankan disitulah semua yang kita ucapkan, semua harapan kita akant terekam dalam otak bawah sadar kita, dan itu artinya anda telah berinvestasi di otak anda, anda telah mendoktrin otak anda untuk mempengaruhi segala aspek kehidupan anda, keseharian anda, beradasarkan apa yang telah anda tanam dalam otak bawah sadar anda. Ini sangat besar pengaruhnya dalam hiduap agan semua..
Kemudian obrolan kami ini merupakan klimaks dari sekian prosesi-prosesi obrolan yang sering kita bicarakan, dan 1 bungkus Gudang Garam filter pun hanya tersisa 4 itu artinya waktu sudah memaksa kita untuk segera kembali ke pelukan bantal dan guling, Dan Obrolan kami akhiri dengan harapan semoga masa depan yang cemerlang senaniasa kita temui, dan senantiasa menjadi pribadi yang bertaqwa, berjiwasosial tinggi dan bermanfaat bagi orang lain. Karena Ary Ginanjar dalam bukunya ESQ, didunia ini berlku hokum - + reaksi, ketika kita memberikan nilai positif bagi sebuah benda sekalipun, benda itu akan merespon kembali dengan hal yang positif, pernyataan ini tentu sesuai dengan bukunya Dr. Massaru EMoto dalam “The True Power Of Water”, ketika kita memberikan kata-kata positif dalam air apabila air dikristalkan kemudian diperbesar maka akan tercipta Kristal-kristal yang indah kawan.

Sebagai penetup dari posting ku kali ini, ambil sisi positif dari postingan ini dan buang jauh-jauh sisi negatifnya. Dan janganlah kita lengah akan dunia, akan waktu, akan kesempatan. Karena penyesalan itu tak pernah didepan melaikan debelakang. Sebelum kita menyesal, mari kita buat hidup kita lebih berarti, lakukan apa yang bisa kita lakukan hari ini. Dan Salam Cinta Damai dari Akang Sammy Essalafy

Baca Selengkapnya ....
Original design by Bamz | Copyright of Blog Pintar.